Lu Bisa apa.>!!

Selasa, 25 Maret 2014

Cerpen kesedihan

KESEDIHANKU
Cerpen Karya Ida Afifa Haura
Pagi Ini tak bersahabat dengan alam Langit penuh mendung yang disertai gerimis, dan mentari pun enggan membagikan sinarnya pada bumi pertiwi. Membuat hati Ini semakin mendung seakan alam turut meraakan kesedihanku.

Dua minggu yang lalu saat aku ingin memasuki kelasku, tiba-tiba terjadi sesuatu yang tak terduga denganku, rasanya sakit ini semakin terasa di kepalaku tak kusadari tetesan darah keluar dari hidungku, dan aku tak sadarkan diri,

Perlahan aku membuka mataku aku merasa asing dengan ruangan ini, aku masih bingung "Dimanakah Aku" Dalam Batinku. Tiba-tiba terdengar suara langkah-langkah kaki yang semakin lama suara itu seperti mendekatiku, ternyata itu sesosok laki-laki yang sangat aku sayangi yang Pasti Dia Adalah Kekasihku,
"Hay,,,Ra kamu udah sadar" Spanya
"Aku Ada Dimana......?" Tanyaku
"Kamu ada Di Rumah Sakit" Jawabya
"Kenapa aku bisa ada disini?"
"3 hari yang lalu sewaktu di kelas kamu tak sadarkan diri Kamu Koma 3 Hari"
"Apa Yangg Terjadi Padaku" Tanyaku Dengan Terkejut Setelah pertanya'anku itu wajahnya terlihat berubah, dia sangat sedih sampai tak sadar dia meneteskan air matanya, entah apa yang terjadi padaku akupun masih bingung,
"Kuharap Kamu Nggak Sedih Setelah Mengetahui Ini Semua,Kamu Di Diagnosa Terkena Kanker Otak Stadium Akhir" Jawabnya Dengan Kesedihan Yang Terlihat Di Wajahnya, Aku Terkejut Dengan Jawabanya Tapi Aku Tak Ingin Melihatnya semakin Sedih karnaku, Aku Pura-pura untuk terlihat tenang se'akan-akan tak terjadi apapun padaku.
Kesedihanku - Cerpen Sedih
Tapi,,,,Sa'at Itu Hatiku Sangat Hancur,Fikiranku Kacau, aku menyuruhnya keluar dari ruangan ku aku membuat alasan kalo aku ingin sendiri, setelah dia keluar tak terasa air mataku menetes membasahi pipiku,aku sangat sedih hanya bayangan saja penyakit itu terlihat sangat ganas tapi apalah daya penyakit ini telah menyatu dalam tubuhku,,entah berapa lama lagi aku masih bisa bertahan,Jika Aku Bisa meminta aku ingin hidup lebih lama lagi aku ingin selalu bersama orang-orang yang aku sayangi,

Setelah satu minggu aku berada di rumah sakit, pagi itu aku pulang ke rumah sesampainya di rumah aku langsung merenahkan tubuhku di ranjang tidurku dalam kamar pribadiku tempatku untuk mengeluarkan kesedihan-kesedihanku, disitu aku mengambil buku diary ku buku kumpulan semua curhatanku,disitu aku menulis,

Dear Allah,,,
Apakah aku bisa bertahan hidup lebih lama, apakah aku masih bisa untuk merasakan apa yang belum pernah aku rasakan untuk melihat apa yang belum pernah aku lihat untuk engetahui hal hal yang belum pernah aku ketahui, jika aku bisa meminta Aku ingin hidup lebih lama lagi aku ingin selalu bersama semua orang yang aku sayangi mungkinkah itu bisa terjadi.Tuhan Aku Sangat Menyayanginya Aku tak ingin berpisah darinya aku ingin selalu bersamanya,"I LOVE YOU REVAN"

"AIRA"

Mungkinkah Itu Diary Terakhir yang aku tulis, Aku rasa hidupku sudah tidak lama lagi, dan di sisa umurku ini aku ingin membuat orang-orang yang aku sayangi bahagia aku tak ingin melihat mereka sedih karnaku, Aku mencoba untuk terlihat kuat di depan mereka mungkin melalui penyakit ini aku bisa lebih dekat dengan mereka, mugkin ini jalan terbaik,

Sore itu Revn datang kerumahku, dia masuk ke kamarku tapi dia melihatku tergeletak tak sadarkan diri di lantai, revan pun membawaku kerumah sakit ke'ada'anku sa'at itu sangat buruk mungkin ini pertemuan terakhirku dengan mereka. Aku koma selama dua hari,

Dan dipagi itu perlahan aku membuka mata aku melihat semua orang yang aku sayangi, mereka berada di sekelilingku,termasuk kekasih yang sangat aku cintai Yang Pasti Revan. Mereka sangat senang melihatku yang telah membuka mata setelah dua hari koma Dan dalam kata-kata terkhirku terucap dari mulutku
"Mungkin aku pergi terlalu pagi aku pegi mendahului kalian tapi aku tak bisa mengingkari takdirku mungkin ini jalan terbaik bagiku Aku sangat Menyayangi kalian,"

Sekejap Kebahagia'an itu pun hanyut dalam tetesan air mata,Tepat Pukul 10:00 pagi aku menghembuskan nafas terakhirku,
Tapi,,,,,,,,Disitulah aku bisa menemukan kebahagia'anku kembali yang sempat hanyut dalam lautan Kesedihanku,


  1. Profil penulis
  2. nama : moch abror hidayatullah
  3. FB : h_abror@yahoo.com
  4. T.T.L : Sidoarjo-12 oktober-2000
     5.  Penulis : Moch Abror Hidayatullah
               Terimakasih Sudah Membaca
GOOD LUCK Untuk semua nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar